MENGKAJI DAN MENGANALISIS UPAYA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PADA TAHUN 2024

(Studi Pada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kabupaten Sumedang)

Penulis

  • Rivan Aditya Ramdan Universitas Padjadjaran
  • Andi Muhammad Rizki Universitas Padjadjaran
  • Rudiana Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

DLHK Kabupaten Sumedang, Sampah, Pengelolaan

Abstrak

Isu mengenai sampah di Indonesia memang sudah menjadi suatu permasalahan dengan akar yang sangat kuat dan sulit untuk diberantas, dari sabang sampai merauke isu sampah selalu hinggap di setiap daerah termasuk di Kabupaten Sumedang salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang terkenal akan budaya sunda yang kental dan hidangan khas yang melegenda yaitu tahu sumedang. Peneltiian pada artikel ini bertujuan untuk mencari inti permasalahan mengenai isu sampah dan bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang. Penelitian ini memaksimalkan metode studi literatur dan observasi wawancara serta dokumentasi yang diolah agar mampu menjadi hasil penelitian yang memberikan pengetahuan informasi yang bermanfaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori George R. Terry yang mencakup empat dimensi yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan. Dalam penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan yang diklasifikasikan dari permasalahan internal pemerintah dan eksternal di lapangan yang kemudian menjadi jawaban atas pertanyaan “mengapa pengelolaan sampah di Kabupaten Sumedang kurang optimal”.

The issue of waste in Indonesia has indeed become a problem with very strong roots and is difficult to eradicate, from sabang to merauke the issue of waste always lingers in every region including in Sumedang Regency, one of the regions in West Java Province which is famous for its thick Sundanese culture and legendary specialty dish, namely sumedang tofu. The research in this article aims to find the core of the problem regarding the issue of waste and how waste management is carried out by the Sumedang Regency Environment and Forestry Service. This research maximizes the method of literature study and observation of interviews and documentation which are processed in order to be able to become research results that provide useful information knowledge. This research uses George R. Terry's theoretical approach which includes four dimensions, namely planning, organization, actuating, and controlling. In this study, various problems were found which were classified from internal government and external problems in the field which then became the answer to the question “why waste management in Sumedang Regency is less than optimal”.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30