MEMBACA FENOMENA MENJELANG PILPRES DI INDONESIA DALAM TERANG PEMIKIRAN IDEALISME SUBYEKTIF JOHAN GOTLIEB FICHTE

Penulis

  • Krispinus Nelson Duki Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Amonius Yanuardi Goa Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Hendrikus Tibu Witin Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Krispianus A. R . El Bara Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Pilpres, Idealisme subjektif, Johan Gotlieb Fichte, Fenomena politik

Abstrak

Artikel ini membahas fenomena pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) di Indonesia serta hubungannya dengan pemikiran idealisme subjektif Johan Gotlieb Fichte. Pilpres merupakan momen penting dalam kehidupan berdemokrasi Indonesia, di mana setiap pasangan calon berusaha mempengaruhi persepsi publik terhadap diri mereka dan lawan politik. Pemikiran Fichte tentang idealisme subjektif menyoroti peran kesadaran dan kebebasan individu dalam menciptakan realitas. Artikel ini menganalisis bagaimana fenomena politik menjelang pilpres mencerminkan konsep ini, di mana setiap pasangan calon menciptakan narasi yang menguntungkan diri mereka sambil mencoba melemahkan lawan politik. Namun, pemikiran Fichte juga menekankan tanggung jawab moral individu dalam menciptakan realitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip moral. Dengan demikian, pemikiran Fichte memberikan perspektif yang berharga dalam memahami dinamika politik menjelang pilpres serta pentingnya nilai-nilai moral dan etika dalam proses demokrasi. 

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-31