PENGARUH PERANG RUSIA-UKRAINA TERHADAP PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Kata Kunci:
Perdagangan Internasional, WTO, Perang Rusia-UkrainaAbstrak
Ukraina dijuluki sebagai the breadbasket of Europe oleh karena produksi pertaniannya yang berlimpah di kawasan Eropa. Selain Ukraina, Rusia juga merupakan pemasok utama gandum lainnya ke pasar dunia. Rusia juga merupakan produsen dan pengekspor minyak, gas bumi, dan batubara terbesar, hingga mendominasi perdagangan pupuk global dan menjadi pengekspor pupuk terbesar. Pada 24 Februari 2022, pasukan Rusia menyerang kota-kota besar di Ukraina atas perintah Presiden Rusia, Vladimir Putin. Invasi tersebut memicu kecaman internasional dan diikuti oleh pengenaan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Secara langsung, ini menghambat proses dagang di dunia. Tujuan penulisan ini, yakni ; Pertama, faktor-faktor yang menghambat perdagangan internasional akibat perang Rusia-Ukraina dan dampak perang Rusia-Ukraina pada perdagangan internasional, Kedua, peran World Trade Organization dalam menghadapi masalah perdagangan internasional yang terhambat akibat perang Rusia-Ukraina. Jenis penelitian ini dapat digolongkan dalam jenis penelitian normatif. Penelitian ini merupakan penelitian yang akan mengkaji asas-asas hukum. Asas yang dikaji yaitu asas comparative advantage (keunggulan komparatif). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode kajian perpustakaan. Dari hasil penelitian masalah ada dua hal pokok yang dapat disimpulkan. Pertama, faktor-faktor yang menghambat perdagangan internasional akibat perang Rusia-Ukraina adalah turunya hasil produksi pertanian di Ukraina, adanya blokade pada pelabuhan-pelabuhan Ukraina oleh Rusia, sanksi internasional yang diberikan kepada Rusia, dan larangan ekspor oleh Rusia, dan dampak perang Rusia-Ukraina terhadap perdagangan internasional yang berdampak pada perekonomian, keamanan perdagangan internasional, dan politik. Kedua, peran World Trade Organization dalam menghadapi masalah perdagangan internasional yang terhambat akibat perang Rusia-Ukraina yaitu memfasilitasi penyelesaian sengketa melalui Dispute Settlement Body (DSB), mengawasi kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Rusia, maupun negara yang terdampak, dan memberikan kemudahan serta pengecualian terhadap negara yang terdampak. Saran penulis, Rusia dan Ukraina agar dapat menghapus hambatan perdagangan akibat perang, negara yang terdampak tidak melakukan hal serupa yang dapat merugikan negara lainnya, serta WTO agar dapat berperan aktif dengan membuka forum penyelesaian sengketa, mengawasi dan meninjau kebijakan yang diterapkan negara anggotanya, serta memberikan kemudahan dan pengecualian terhadap negara yang terdampak