PENERAPAN PRINSIP MUAMALAH DALAM E-COMMERCE: TINJAUAN TENTANG AKAD SALAM DAN ISTISHNA SEBAGAI SOLUSI SYARIAH

Penulis

  • Andi Mutmainnah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sudirman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Muamalah, e-commerce, akad salam, akad istishna’, syariah, salam contract, istishna' contract, sharia

Abstrak

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui inovasi tentang akad salam dan istishna’ dan implementasi akad  salam  dan  istishna’ dalam transaksi e-commerce sebagai solusi syariah. Adapun metodologi peneltian yaitu menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif. Jenis metode pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan, yaitu dengan cara mengkaji jurnal, catatan, dan berita analitis yang berasal dari penelitian yang telah diterbitkan sebelumnya. Pengamatan mengenai konsep akad salam dan istisnha dijadikan sebagai sumber data sekunder. Hasil Penelitian adalah akad salam dalam kontek muamalah e-commerce mengacu pada kesepakatan atau kontrak antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara online, dalam akad salam pembeli menyetujui untuk membeli produk atau jasa dengan harga yang disepakati pada waktu yang akan datang sama dengan konsep pre-order didunia e-commerce. Sedangakan akad istidhna’ merupakan suatu perjanjian kontrak Di mana penjual menjanjikan untuk membuat atau menyediakan produk tertentu sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati. Dalam islam akad salam dan istishna’ dilakukan dengan transparansi, kejujuran, keadilan dan tanpa eksploitasi.

This research aims to determine innovations regarding salam and istishna' contracts and the implementation of salam and istishna' contracts in e-commerce transactions as a sharia solution. The research methodology uses qualitative research with a descriptive method approach. The type of data collection method used is literature, namely by reviewing journals, notes and analytical news originating from previously published research. Observations regarding the concepts of salam and istisnha contracts were used as secondary data sources. The results of the research are that the greeting contract in the context of muamalah e-commerce refers to an agreement or contract between the seller and the buyer which is carried out online, in the greeting contract the buyer agrees to buy the product or service at the agreed price at a future time, the same as the pre-order concept. in the world of e-commerce. Meanwhile, the istidhna contract is a contractual agreement where the seller promises to make or provide certain products according to agreed specifications. In Islam, the greeting and istishna' contracts are carried out with transparency, honesty, fairness and without exploitation.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-20