Dampak Pengembangan Kampung Camping Mendawai Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal di Kota Pontianak

Penulis

  • FRANSISKUS DONATUS ALDO UNIVERSITAS TANJUNGPURA
  • HARIS KURNIAWAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
  • RAHMAD WAHYUDI UNIVERSITAS TANJUNGPURA
  • VIRGA TIYANA UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Kata Kunci:

Pariwisata dan Ekonomi, Kampung Caping, Pengembangan Wisata Pontianak

Abstrak

ABSTRAK: Pengembangan sektor pariwisata dewasa ini semakin diyakini dan dipercaya mampu memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap upaya mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf kesejahteraan hidup masyarakat di suatu wilayah. keberadaan sektor pariwisata harus menjadi suatu perhatian dalam perumusan dan pengambilan kebijakan, karena pengembangan pariwisata nasional harus diarahkan menjadi sektor andalan secara luas sebagai penghasil devisa dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dampak pariwisata adalah perubahan-perubahan yang terjadi terhadap masyarakat sebagai komponen dalam lingkungan hidup sebelum dan setelah ada kegiatan pariwisata. Di Kota Pontianak sendiri, kini tengah digulirkan rencana pengembangan wisata berbasis Kampung Caping yang berlokasi di Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara. Kampung Caping ini diklaim memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon destinasi wisata unggulan Kota Pontianak dengan memanfaatkan potensi caping, yaitu anyaman bambu berbentuk kerucut yang sudah sejak lama menjadi bagian tradisi dan mata pencaharian utama sebagian besar warga di kelurahan Bansir Laut. Pengembangan Kampung Camping Mendawai di Kota Pontianak diarahkan untuk menjadi pelaksanaan konkret dari konsep pembangunan pariwisata yang berbasis masyarakat dan berkelanjutan.

ABSTRACT: The development of the tourism sector today is increasingly believed and believed to be able to make a significant positive contribution to efforts to encourage the rate of economic growth and improve the welfare of people in a region. The existence of the tourism sector must be a concern in the formulation and policy making, because the development of national tourism must be directed to become a mainstay sector broadly as a foreign exchange earner and encourage economic growth. The impact of tourism is the changes that occur to the community as a component in the environment before and after tourism activities. In Pontianak City itself, a tourism development plan is now being rolled out based on Caping Village located in Bansir Laut Village, Southeast Pontianak District. Caping Village is claimed to have great potential to be developed into an icon of Pontianak City's leading tourist destinations by utilizing the potential of caping, namely cone-shaped bamboo matting has long been part of the tradition and main livelihood of most residents in Bansir Laut sub-district. The development of Mendawai Camping Village in Pontianak City is directed to be a concrete implementation of the concept of community-based and sustainable tourism development.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31