ANALISIS PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DALAM KASUS GENOSIDA RWANDA 1994: KEGAGALAN KOMUNITAS INTERNASIONAL

Penulis

  • Devi Vanessa Armi Putri Universitas Tidar
  • Zakia Sofi Salsa Bela Laili Universitas Tidar
  • Aida Jihannisa Haidar Universitas Tidar

Kata Kunci:

Genosida, Pelanggaran HAM, Komunitas Internasional

Abstrak

Genosida Rwanda 1994 merupakan salah satu tragedi kemanusiaan yang paling mengerikan dalam sejarah, di mana sekitar 800.000 orang, terutama etnis Tutsi dan Hutu moderat, dibunuh dalam waktu singkat. Peristiwa ini dipicu oleh ketegangan etnis yang telah berlangsung lama dan diperburuk oleh pembunuhan presiden Hutu, Juvenal Habyarimana. Meskipun ada peringatan tentang potensi genosida, respons internasional sangat lambat dan tidak memadai, mencerminkan kegagalan komunitas global dalam melindungi hak asasi manusia. Penelitian ini menganalisis pelanggaran HAM selama genosida dan menyoroti pentingnya tindakan preventif serta penegakan hukum internasional untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

The 1994 Rwandan genocide was one of the most horrific human tragedies in history, in which around 800,000 people, mainly ethnic Tutsi and moderate Hutu, were killed in a short period of time. It was triggered by long-standing ethnic tensions and exacerbated by the assassination of Hutu president Juvenal Habyarimana. Despite warnings of potential genocide, the international response was slow and inadequate, reflecting the global community's failure to protect human rights. This research analyzes human rights violations during the genocide and highlights the importance of preventive action and international law enforcement to prevent the recurrence of similar tragedies in the future.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30