AKIBAT HUKUM KETERLIBATAN ANAK DALAM GENG MOTOR

Penulis

  • Suriani Universitas Asahan
  • Teguh Sangkot Hasibuan Universitas Asahan
  • Tsaabitah Adelfiyah Eltris Universitas Asahan
  • Cahaya Mutiara Universitas Asahan
  • Trisdayanti Universitas Asahan
  • Khoiriah Ismaini Simangunsong Universitas Asahan
  • Marthin Felix Hiro Juan Simatupang Universitas Asahan

Kata Kunci:

Anak, Geng Motor, Akibat Hukum, Sistem Peradilan Pidana Anak, Kenakalan Remaja

Abstrak

: Fenomena keterlibatan anak dalam geng motor menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan, karena tidak hanya berdampak pada perkembangan psikologis anak, tetapi juga membawa konsekuensi hukum yang serius. Artikel ini membahas faktor-faktor yang menyebabkan anak tergabung dalam geng motor, regulasi hukum yang mengatur keterlibatan mereka, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Melalui penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, dengan fokus pada sosialisasi di SMA Muhammadiyah 8 Asahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman hukum serta pengaruh lingkungan menjadi faktor utama keterlibatan anak dalam geng motor. Upaya pencegahan melalui edukasi, peran keluarga, sekolah, serta aparat penegak hukum menjadi solusi penting untuk mengurangi angka keterlibatan anak dalam geng motor dan mencegah dampak hukum yang lebih besar.

The phenomenon of children's involvement in motorcycle gangs has become an alarming social issue, as it not only impacts their psychological development but also carries serious legal consequences. This article discusses the factors that drive children to join motorcycle gangs, the legal regulations governing their involvement, and the legal sanctions applicable under Law No. 11 of 2012 on the Juvenile Criminal Justice System (UU SPPA). Using a qualitative research approach with a descriptive method, data was collected through observations, interviews, and literature studies, focusing on socialization efforts at SMA Muhammadiyah 8 Asahan. The findings indicate that a lack of legal awareness and environmental influences are the main factors contributing to children's involvement in motorcycle gangs. Preventive efforts through education, the role of families, schools, and law enforcement agencies are crucial solutions to reduce the number of children involved in motorcycle gangs and prevent more severe legal consequences.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-27