ANALISIS PERTIMBANGAN PENUNTUT UMUM DALAM PENERAPAN PASAL 112 DAN PASAL 114 UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA (Studi pada Kejaksaan Negeri Pematangsiantar)
Kata Kunci:
Pertimbangan Hukum, Penuntut Umum, Narkotika, Pasal 112, Pasal 114Abstrak
Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hukum Penuntut Umum dalam menentukan penerapan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terhadap pelaku tindak pidana narkotika, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan jaksa di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 112 umumnya diterapkan terhadap pelaku yang terbukti memiliki atau menguasai narkotika tanpa adanya bukti transaksi, sedangkan Pasal 114 diterapkan terhadap pelaku yang terbukti menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, atau mengedarkan narkotika. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan penerapan kedua pasal tersebut meliputi ketersediaan alat bukti, keterangan saksi, hasil penyidikan, serta pengakuan terdakwa.
The purpose of this journal is to conduct an analysis of the legal considerations of the Public Prosecutor in determining the application of Article 112 and Article 114 of Law Number 35 of 2009 on Narcotics against perpetrators of narcotics crimes, as well as to identify the factors influencing the differences in their application. The research method employed is empirical juridical research with a descriptive-analytical approach, conducted through literature study and interviews with prosecutors at the Pematangsiantar District Prosecutor’s Office. The findings indicate that Article 112 is generally applied to offenders proven to possess or control narcotics without evidence of a transaction, whereas Article 114 is applied to those proven to have offered, sold, purchased, mediated, or distributed narcotics. The factors influencing the differing application of these articles include the availability of evidence, witness statements, investigation results, and the defendant’s confession.




