PEMBENTUKAN NEGARA TEOKRASI DI INDONESIA, KEBERADAAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA DIDASARKAN PADA KONSEP KETUHANAN YANG MAHA ESA

Penulis

  • Tatang Mahpudin Universitas Bina Bangsa
  • Ayang Fristia Maulana Universitas Bina Bangsa

Kata Kunci:

Pancasila, Agama, Berbangsa, Bernegera

Abstrak

Pancasila adalah konsep dasar yang dimiliki oleh Indonesia, yang menyiratkan bahwa pandangan negara terhadap agama bangsa ini ditekankan pada norma Ketuhanan Yang Maha Esa. Pemahaman ini tercermin dalam konstitusi Republik Indonesia dan dijelaskan dalam Pasal 29A ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang telah mengalami perubahan, sehingga tidak dapat dipisahkan dari konsep teokrasi yang menyatakan bahwa kekuasaan paling tinggi dalam suatu negara adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, pada dasarnya tidak ada individu lain yang memiliki kekuasaan yang paling tinggi, kecuali kekuasaan Ketuhanan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyelidiki dan menganalisis dengan mendalam mengenai pelaksanaan berbangsa dan bernegara berdasarkan nilai-nilai agama di Indonesia, terkait dengan teori terbentuknya negara teokratis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan menganalisis sumber-sumber pustaka yang relevan serta mempertimbangkan peraturan-peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat persatuan, kesatuan, dan ketahanan bangsa Indonesia melalui praktik kehidupan beragama. Penelitian ini juga mengusulkan agar ideologi Pancasila dijadikan falsafah negara dan menjadi landasan utama integrasi nasional.

Pancasila is a basic concept owned by Indonesia, which implies that the state's view of this nation's religion is emphasized on the norms of belief in the Almighty God. This understanding is reflected in the constitution of the Republic of Indonesia and explained in Article 29A paragraph (1) of the 1945 Constitution which has undergone changes, so that it cannot be separated from the concept of theocracy which states that the highest power in a country is the power of God Almighty, in Basically, no other individual has the highest power, except the power of God. This research is intended to investigate and analyze in depth the implementation of nation and state based on religious values in Indonesia, related to the theory of the formation of a theocratic state. This research uses a normative legal research approach by analyzing relevant library sources and considering applicable regulations. This research aims to strengthen the unity, integrity and resilience of the Indonesian nation through the practice of religious life. This research also proposes that the Pancasila ideology be made the state philosophy and become the main basis for national integration.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-22